Skip to content
gamers sedang berkumpul untuk game moba

Fitur

Selain Mobile Legends, Ini 10 Game MOBA Terbaik di Indonesia

Emang ya, kalau udah main Mobile Legends, susah banget mau distop saking serunya! Tapi, nih, game sejenis ini juga banyak sob. Biar wawasan lo luas dan skill lo ter-update, coba deh pilihan game MOBA terbaik versi AXE berikut ini.

AXE tau jawabannya pasti bervariasi, tapi apa sih game MOBA terbaik versi lo? Untuk yang belum tau MOBA adalah singkatan dari Multiplayer Online Battle Arena. Dengan kata lain, MOBA adalah game online yang dimainkan berbarengan dengan banyak pemain. Ada yang 3 lawan 3, 5 lawan 5, atau lebih.

Meski desain dan gameplay-nya beda-beda, tapi konsep game ini sama: bertarung bersama untuk menghancurkan lawan! Makanya, karena umumnya dimainkan bareng teman-teman lo dan selalu ketemu lawan yang beda-beda, game MOBA ini emang ngasih pengalaman gaming yang asik banget.

Nggak cuma asal main, game seperti ini butuh pemikiran taktis dan jari yang gesit. Karena ada banyak pilihan hero dengan skill yang beragam, lo juga kudu mikir. Lo mesti nyesuaikan hero dengan tim dan hero yang bisa membabat lawan. Liat kan, game juga bisa ngasih lo manfaat positif!

Selain itu, popularitas e-sports juga bikin game MOBA dijadikan lahan pekerjaan. Dengan kata lain, banyak yang berminat atau bahkan banting setir jadi pro player. Lo tau sendiri lah, hadiah untuk kompetisi e-sports menggiurkan banget, seperti Dota 2 tahun lalu kan?

Mobile Legends dan Perkembangan Game MOBA

Rasanya nggak lengkap banget kalau AXE nggak ngebahas Mobile Legends: Bang Bang yang dirilis tahun 2016. Game ini bisa dibilang salah satu game MOBA paling populer di Indonesia dan juga jadi kandidat game Android terbaik. Moonton sebagai developer game ini bahkan bilang kalau pengguna aktif bulanan untuk game ini di Indonesia mencapai 31 juta orang. Gila nggak tuh!

Selain karena gameplay-nya yang tergolong mudah, faktor internet dan popularitas e-sports juga yang jadi pendongkrak nama Mobile Legends ini. Update untuk game ini juga cukup sering. Pasti lo juga tau dong kalau baru-baru ini sudah masuk Season 17. Artinya, ada fitur baru, upgrade hero, dan juga hero baru.

Satu lagi hal yang bikin Mobile Legends populer di Indonesia: ada hero lokalnya! Nggak cuma satu, bahkan ada dua sekaligus sob. Ada Gatot Kaca dengan role Tank (yang sekarang di-revamp dan bisa gantiin role Fighter) dan Kadita si Ratu Pantai Selatan untuk role Mage.

10 Game MOBA Terbaik Lainnya

Ada beberapa game MOBA yang bisa lo coba cari sendiri, baik di mobile atau PC. Tapi, AXE nggak mau bikin lo ngabisin waktu dengan install dan trial. Nggak suka, lalu uninstall. Ngabisin kuota lo juga sob! Liat langsung aja daftar 10 game MOBA pilihan kami berikut ini.

  1. Heroes of Order & Chaos
    Tahun Rilis: 2012

    Terinspirasi dari World of Warcraft, developer Gameloft pertama kali merilis Order & Chaos di tahun 2011. Setahun kemudian, mereka ngerilis Heroes of Order & Chaos dengan genre MOBA. Setting dunianya sama, cuma beda di gameplay aja.

    Kalau di Order & Chaos lo dituntut untuk bikin grup atau ngegeng, di Heroes of Order & Chaos fokusnya lebih ke strategi. Battle mode yang tersedia cukup umum, 5 vs 5, atau 3 vs 3. Game ini hanya bisa diakses untuk iOS dan Android, karena Gameloft udah menutup versi Windows bulan Februari lalu.
  2. Dota 2
    Tahun Rilis: 2013

    Bukan pemain baru di kategori MOBA, Dota 2 bisa dibilang punya perkembangan paling menarik sejak dirilis sampai sekarang. Hal ini nggak lepas dari komunitas pemainnya yang cukup solid. Bayangin aja, ketika game ini masih jadi mods di Warcraft III, lo bisa banget ngasih ide ke developer untuk dipertimbangkan sebagai update berikutnya.

    Saking banyaknya perubahan dan perkembangan di dalam game ini, ada juga yang menyebut kalau MOBA ini pertama kali dicetuskan untuk menyebut genre Dota 2. Sebelum dirilis resmi di Steam, Dota 2 udah punya turnamen e-sports duluan sob, Namanya The International. Hadiahnya? 1 juta USD!

    Meski mulai mengalami penurunan jumlah pemain, game MOBA ini punya sistem dan fitur yang cukup oke, serta skema kompetisi yang cukup menantang. Kalau mau coba, lo mesti mainin game ini di PC ya.
  3. Smite
    Tahun Rilis: 2014

    Dari developer Hi-Rez Studios, Smite punya karakter hero dengan background para dewa dan dewi. Kalau lo doyan banget ama mitologi Yunani, Axe yakin lo bakal kegirangan tiap main game ini. Nggak cuma dewa-dewi aja, Smite juga nambahin hero dari kisah King Arthur. Makin mantul nggak tuh?

    Secara gameplay, Smite cukup mirip dengan game lainnya. Kalau mau tempur, lo tinggal pilih mode Conquest. Sebelum mulai, lo punya waktu untuk pilih senjata dan nge-upgrade. Miriplah sama game FPS Counter Strike.

    Game ini bisa lo mainin di berbagai platform, seperti PlayStation 4, Xbox One, macOS, Windows, dan juga Nintendo Switch.
  4. Vainglory 
    Tahun Rilis: 2014

    Kalau lo udah lama berkutat di dunia MOBA gaming, lo pasti tau lah dengan kata-kata usil, “MOBA kok analog?” Inilah game senior yang menjadi sumbernya. Bisa dibilang Vainglory merupakan pelopor game MOBA di mobile phone. Beberapa tahun lalu pun, Vainglory mencoba membuat game ini menjadi cross platform dengan menciptakan versi PC. Peningkatan ini membuat Vainglory berhadapan langsung dengan raksasa MOBA PC, yaitu Dota 2 dan League of Legends.

    Membahas game ini, AXE menilai grafis dan gameplay yang ditawarkan cukup oke. Pertarungan yang dengan format 3 vs 3 juga cukup seru dan lebih mengandalkan kemampuan individu player itu. Meski punya gameplay yang oke, sayangnya player Vainglory lagi ketar-ketir nih. Banyak isu yang beredar kencang kalau game ini akan segera ditinggalkan oleh Super Evil Megacorp (SEMC), sang developer.

    Pasalnya, bulan April lalu, server Vainglory di luar China sempat ditutup. Alih-alih menyimpan data di server, player di luar China kini hanya bisa bermain dengan data-data yang disimpan di ponsel penggunanya. Kalau lo uninstall game ini dari ponsel lo, data lo bakal hilang semuanya. Kalau lo install ulang, ya lo bakal mulai semua dari awal.

    Karena komunitasnya cukup kuat, ada isu yang beredar kalau game ini akan dibuatkan format Vainglory: Community Edition sebagai kompensasi dari masalah server ini. Di luar masalah ini, Vainglory tetap asik kok untuk dimainkan. Coba dulu deh sob.
  5. Arena of Valor
    Tahun Rilis: 2016

    Banyak yang bilang kalau game ini sebelas-dua belas sama Mobile Legends: Bang Bang. Padahal, nggak juga sih. Kemiripan memang ada, tapi perbedaan juga ada banyak. Ini juga yang bikin player saling sikut-sikutan. Nih, AXE bongkar satu per satu.

    Untuk urusan gameplay, keduanya hampir mirip. Mode utamanya adalah 5 vs 5 dan lo juga bisa pilih mode 1 vs 1. Jalurnya? Sama juga; atas, tengah, dan bawah. Di tiap jalur ini, juga ada monster yang bisa lo kalahkan untuk buff. Lalu, ada juga sistem Talents dan Battle Spell, lalu kontrol analog yang nggak jauh beda.

    Jadi, bedanya di mana? Salah satunya adalah kemudahan mendapatkan hero atau skin. Kalau di Mobile Legends, lo kudu beli pakai diamonds (dari Rupiah asli tentu saja) dengan harga yang lumayan. Nah, di AOV, banyak skin bisa didapat dengan gratis. Ini bisa karena skin di Mobile Legends juga berguna untuk meningkatkan stats.

    Salah satu yang sering dijadikan bahan war antar player adalah grafis. Dari segi visual, AoV punya grafis yang lebih baik dan lebih tajam. Mobile Legends sering disebut memiliki grafis yang terbilang S-T-D. Kalau lo sendiri gimana? Udah pernah coba main AoV?
  6. Battlerite
    Tahun Rilis: 2017

    Tahun 2016 dan tahun 2017 emang tahunnya game MOBA. Banyak banget developer yang ngerilis game dengan genre ini. Hebatnya, masing-masing game punya kualitas yang oke dan menjadi salah satu game MOBA yang sampai saat ini masih dimainin.

    Developer game ini menyebut Battlerite sebagai Team Arena Brawler alias arena tawuran antar tim. Pada kenyataannya, emang bener juga sih. Fokus game ini adalah action, action, dan action.

    Konsep pertarungannya bukan ngancurin tower musuh atau nge-farming untuk nambah level. Karena itulah, satu match di Battlerite nggak pakai lama. Intinya, lo ngadu skill. Kalau jago, ya lo bakal cepat menang. Tertarik coba nggak?
  7. Heroes Evolved
    Tahun Rilis: 2017

    Nggak mau ketinggalan, publisher R2Games menggandeng developer NetDragon Websoft untuk mengembangkan game mobile dengan genre MOBA. Jadilah Heroes Evolved dirilis dengan konsep yang mengusung balance alias keseimbangan antara action dan strategi. Game ini juga menggunakan mode 5 vs 5 atau 3 vs 3 atau 1 vs 1 dengan kualitas grafis yang cukup oke.

    Lalu, apa yang ngebedain Heroes Evolved dari game lainnya? Itu tadi, keseimbangan. Tiap hero dirancang punya kemampuan dan skill yang seimbang. Jadi, meski newbie, lo nggak akan keliatan culun banget deh.

    Belum lagi beberapa fitur yang diadaptasi dari game PC, seperti Fog of War. Kalau lo emang rajin ngecek map, fitur ini akan jadi tantangan. Peta lo bakal ketutupan kabut. Lo cuma bisa ngeliat temen satu tim lo atau teman lo pas lagi war sama musuh. Hayo loh! Kalau fitur ini bikin lo kesel, nggak usah khawatir. Ada fitur penangkalnya, yaitu Observer Wands. Ada tapinya nih bro, fitur ini punya cooldown time yang lama gila. Jadi, lo emang harus pintar ngatur timing.

    Selain itu, ada fitur a la DotA2, yaitu skill aktif. Lo tinggal pilih item khusus yang punya skill tertentu, misalnya healing. Beberapa fitur ajib ini nih yang bikin Heroes Evolved menjadi game MOBA yang layak diinstall.
  8. Paladins
    Tahun Rilis: 2018

    Sekilas, game ini punya genre FPS (first person shooter), padahal mah MOBA. Dari developer Evil Mojo, game ini bisa dimainkan di platform PlayStation 4, Nintendo Switch, Xbox One, Microsoft Windows, Macintosh Operating System.

    Meski tembak-tembakan, konsep MOBA tetap kental di sini bro. Contohnya aja mode Siege yang mirip seperti pertarungan klasik di game MOBA pada umumnya. Ada juga mode Onslaught yang menentukan pemenangnya dari score tinggi hasil dari menangkap lawan. Yang terakhir, ada pula mode Team Deatchmatch yang bisa dibilang adalah tawuran massal. Hehe.

    Gimana? Mau coba game MOBA tembak-tembakan nggak?
  9. Marvel Super War
    Tahun Rilis: 2019

    Woy Avengers, assemble! Kalau lo masih gagal move on dari film Avengers: Endgame, mending lo install game ini nggak pakai lama. Dengan NetEase sebagai developer, game ini emang termasuk baru karena dirilis pada Desember tahun lalu.

    Di awal rilisnya, game ini menawarkan 44 karakter, superhero ataupun supervillain. Kalau lo cuma tau karakter Marvel dari filmnya, ada kemungkinan lo nggak familier dengan beberapa karakter lain yang hanya ada di komik.

    Mirip dengan game MOBA lainnya, hero di Marvel Super War punya role Fighter, Power, Marksman, Assassin, Tank, dan Support. Ada juga hero yang punya dua role sekaligus. Karena masih baru, mode yang dikasih Marvel Super War masih belum terlalu banyak. Ada MOBA klasik 5 vs 5, Battle for Vibranium yang berupa Arcade, dan juga Free for All yang menggunakan satu jalur.

    Mengadaptasi film, Marvel Super War bikin fitur custom yang unik, karena menggunakan sistem Power Core. Sistem ini adalah hasil adaptasi Infinity Stones. Intinya, lo yang menentukan sendiri hasil build-nya. Kalau mau lebih asik lagi mainin game ini, mungkin lo harus nunggu beberapa waktu untuk dapat update.
  10. League of Legends: Wild Rift
    Tahun Rilis: 2020

    Ini nih ‘anak’ dari game MOBA yang jadi saingan Dota 2, hehe… Karena demand untuk mobile game yang tinggi, developer Riot Games akhirnya bikin League of Legends (LoL) versi mobile. Rencana ini sebenarnya sudah ada dari tahun 2015 ketika LoL lagi jaya-jayanya. Tapi, baru tahun ini, rencana ini terealisasi.

    Gameplay-nya disebut-sebut akan mirip seperti versi PC. Belum banyak yang bisa diceritakan dari versi mobile ini, tapi AXE pun nggak sabar untuk nyobain langsung. League of Legends: Wild Rift direncanakan rilis tahun ini dengan tanggal yang belum pasti. Kabarnya, game ini akan dirilis terbatas di Brasil dan Filipina bulan Juni lalu.

Gimana? Dari game pilihan AXE di atas, mana yang udah lo coba dan mana yang belum? Semuanya mungkin mirip, tapi tetap saja tiap game punya karakteristik atau ciri tertentu yang cocok dengan selera lo.

Kalau lagi main, jangan lupa tetep jaga kebersihan ya sob. Pastiin lo mandi yang bersih biar badan lo tetap wangi. Ini bisa bikin mood lo bagus dan jadi fokus main. Pilih aja deodorant bodyspray atau parfum saku dari AXE. Banyak pilihannya!