Skip to content
pria sedang tersenyum

Fitur

5 Fakta dan Mitos Seputar Penyebab Rambut Rontok Berlebihan

Kalo lo mulai bertanya-tanya apa penyebab rambut rontok berlebihan, artinya rambut rontok lagi jadi mimpi buruk yang bikin lo nggak tenang. Ada baiknya lo cari tahu apa penyebab masalah lo, mengingat penyebab rambut rontok ada banyak banget. Rambut rontok bisa jadi gejala kalo kulit kepala lo lagi nggak sehat, batang rambut lo butuh perhatian, atau juga ciri penyakit bawaan yang serius!

Sebenernya menemukan rambut rontok kasur, lantai kamar mandi, atau meja kerja adalah sesuatu yang normal. Pada umumnya, rambut kita akan rontok sebanyak 100 helai per harinya.

Jumlah ini nggak pasti bagi semua orang. Ada yang lebih dari 100, ada juga yang kurang. Tapi mustahil kalau rambut lo sama sekali nggak rontok.

Fenomena rambut rontok pria adalah siklus pergantian sel yang nggak bisa lo hindari, sama seperti sel kulit. Kalo rambut lo rontok, artinya lo masih hidup!

Terus kapan dong harus panik saat rambut rontok berlebihan? Lo bisa mulai was-was ketika garis rambut lo semakin keliatan, atau tepian rambut (batas antara rambut dan dahi) semakin hari semakin mundur. Jangan sampe telat dan lo malah jadi kembaran sama Saitama, alias jadi botak!

Sebelum ke dokter atau cari solusi rambut sehat, kenali dulu fakta dan mitos seputar penyebab rambut rontok pria!

 

(Foto: Shutterstock.com)

pria asia dengan rambut panjang sebahu

Siapa sih yang nggak pengen punya rambut lebat dan sehat? (Foto: Shutterstock.com)

1. Warisan Genetik adalah Penyebab Rambut Rontok Berlebihan

Mitos: Kebotakan diwariskan dari sisi ibu
Fakta: Kebotakan bisa diwariskan secara genetik dari dua sisi dan bukan hanya dari orang tua secara langsung

Mitos ini udah nggak valid, bro! Faktor yang menentukan lo punya gen botak atau nggak bukan hanya bisa diliat dari silsilah keluarga ibu tapi juga ayah. ‘Warisan’ ini juga belum tentu diturunkan langsung, bisa jadi ini malah diturunkan oleh kakek atau kakek buyut lo.

2. Rambut Rontok Berlebihan Bersifat Permanen

Mitos: Kalo udah rontok berlebihan, harus siap-siap botak!
Fakta: Nggak semua rontok akan berujung pada kebotakan

Jangan panik dulu, sob! Nggak semua rambut rontok akan berujung pada kebotakan kok. Lo bisa mulai panik saat kerontokan ini bikin pattern baldness, atau bikin bentuk melingkar di atas kepala. Kerontokan ini sifatnya emang progresif dan biasanya dikenal dengan nama Alopecia areata.

Alopecia areata adalah kondisi medis karena sistem imun lo merusak folikel rambut. Kondisi ini biasa dikenal dengan istilah penyakit auto-immune. Nggak ada yang tahu penyebab sistem imun lo menyerang badan lo sendiri. Namun, saat lo mengalami alopecia areata, kebotakan sulit dihindari.

Perhatikan kalau lo udah mulai mengalami pattern baldness di bagian tengah kepala. Kalau bagian tersebut sudah mulai jarang ditumbuhi rambut, segera konsultasi dengan dokter. Meski belum ada obatnya, lo bisa menjalankan beberapa terapi yang bisa membantu menumbuhkan rambut.

3. Rambut Rontok Berlebihan karena Stres

Mitos: Seseorang bisa jadi botak karena stres
Fakta: Saat stres, rambut bisa rontok. Namun, stres bukan satu-satunya pemicu!

Dari dulu sampe sekarang, rambut rontok selalu dikaitkan dengan stres secara mental yang bersumber dari beban pikiran. Tapi pemicunya bukan karena lo mikir terlalu keras!

Saat keadaan mental lo nggak sehat, badan lo juga jadi ikutan stres. Masalah yang berakar dari pikiran ini mempengaruhi kondisi fisik lo sehingga metabolisme lo jadi nggak lancar.

Saat lo banyak pikiran, badan juga memproduksi kortisol (hormon penyebab stress) yang bikin lo makan dengan asal-asalan, bisa kekurangan makan atau kelebihan makanan (makan junk food nggak kira-kira).

Ujungnya? Supply nutrisi yang dibutuhkan tubuh jadi ngadat. Untuk bertahan hidup, badan lo jadi ‘mengorbankan’ banyak sel baik, salah satunya rambut.

Tapi kerontokan rambut akibat stres nggak bersifat permanen, kok. Siklus pertumbuhan rambut lo akan kembali seperti semula kalau lo kembali menjalani pola hidup sehat.

pria asia dengan kacamata dan rambut sebahu

Stress management dan pola hidup sehat dapat membantu mengatasi rambut rontok. (Foto: Shutterstock.com)

4. Faktor Usia adalah Penyebab Rambut Rontok Berlebihan

Mitos: Semua pria akan botak saat tua
Fakta: Baik tua maupun muda bisa mengalami kebotakan akibat rambut rontok

Rambut rontok pada pria yang berujung kebotakan nggak hanya terjadi pada mereka yang udah berusia senja, bro. Salah satu penyebab rambut rontok berlebihan adalah ketidakseimbangan hormon yang bisa menyerang semua pria di segala usia.

Sama seperti semua sel di dalam tubuh, pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh hormon. Hormon yang mengaturnya di dalam tubuh dikenal juga sebagai Dihydrotestosterone (DHT). DHT merupakan hormon androgen atau hormon yang memicu perkembangan karakteristik pria, seperti pertumbuhan rambut pada dada, suara yang berat, dan peningkatan massa otot.

Hormon DHT diproduksi dari testosteron dengan bantuan beberapa enzim tertentu. Kalau produksinya terlalu banyak dan nggak seimbang, DHT bisa menyebabkan rambut rontok, bahkan kebotakan.

Hormon ini bisa membuat folikel rambut di kepala lo semakin mengecil, sehingga nggak kuat menyangga rambut. Alhasil, rambut jadi rontok. Mengecilnya folikel ini juga bikin batang rambut jadi sulit tumbuh.

pria kaukasia dengan rambut tebal menata rambutnya

Nyatanya, produk rambut nggak akan bikin rambut lo rontok. (Foto: Shutterstock.com)

5. Produk Rambut atau Pakai Topi Bisa Bikin Rambut Rontok

Mitos: Terlalu sering pakai topi atau produk styling bisa jadi penyebab rambut rontok berlebihan, sehingga menyebabkan kebotakan
Fakta: Topi dan produk rambut nggak memicu rambut rontok dari akar, melainkan dari tengah batang rambut

Nggak semua rambut rontok itu asalnya dari akar rambut. Ada juga rambut yang rontok karena patah di bagian tengah. Perhatiin deh panjang rambut yang rontok! Kalau terlihat lebih pendek dari rambut lo, bisa jadi rambut lo patah dari tengah.

Salah satu penyebab rambut rontok berlebihan akibat patah adalah karena gesekan. Nggak sedikit yang menyalahkan topi atau produk rambut.

Sebenarnya bukan salah topinya sih, bro. Yang salah adalah perawatan rambut lo dan pemilihan produk yang tepat. Jangan sampe lo menghindari menggunakan produk rambut cuma karena mitos sesat ini!

Kalau lo sering pake topi, lo wajib rawat rambut dengan shampoo yang bisa menguatkan batang rambut. Hindari pakai produk rambut yang berat dan susah dibilas supaya batang rambut lo nggak stress.

Coba deh, pake produk rambut yang water-based. Selain lebih ringan, produk water-based gampang dibilas, sehingga saat keramas lo nggak perlu menggesek batang rambut terlalu keras. Ingat, yang bikin rambut rontok tuh karena gesekan yang terlalu keras.

Untuk rambut yang lebih panjang, lo bisa tata dengan Axe Ice Chill Pomade. Rambut dengan tekstur tebal bisa coba Axe High Hold Matte Wax yang daya hold-nya kuat.

Buat gaya rambut spike yang keren, cobain Axe Extreme Hold Gel! Semua produk ini water-based dan bisa memenuhi semua kebutuhan rambut lo. Dijamin nggak ada lagi deh, dilema akan penyebab rambut rontok berlebihan yang sering menghantui lo.