Skip to content
pemandangan air terjun atau curug di bogor

Fitur

10 Curug di Bogor dan Tips Trekking untuk Pemula

Kalau bosan di rumah aja, jangan malah jalan-jalan ke mal atau nongkrong di tempat kekinian yang notabene rame banget! Mendingan nih bro, lo staycation di hotel atau pergi tek-tokan ke luar kota. Contohnya, main-main ke curug di Bogor. Dijamin seru!

Bosan di rumah aja itu udah pasti, tapi lo mesti inget kalau kesehatan lo itu nomor 1. Sementara, coret dulu rencana kongkow bareng geng lo di tengah kota. Kalau kondisi lo sehat dan segar bugar, gimana kalau lo mulai merencanakan untuk trekking santai ke curug di Bogor?

Curug? Apaan tuh?

Buat yang belum familier dengan istilah ini, curug adalah “air terjun” dalam Bahasa Sunda. Karena kebanyakan orang Bogor berbahasa Sunda, jadinya air terjun di kawasan ini dinamakan dengan curug.

Karena nggak jauh dari Jakarta, makin banyak orang-orang yang jadi demen main ke curug. Dari mulai traveler yang kangen pantai, regular runner yang seneng road trailing, sampai orang biasa yang butuh refreshing. Kalau udah sering ke sana atau punya teman orang Bogor, banyak juga yang ‘menjual’ jasa antar ke curug-curug ini bro!

Kalau jadwal weekend lo lagi kosong dan mau traveling tapi aman, boleh lah lo main ke Bogor dan ganti suasana wisata lo dengan mendekati alam. Pikiran jadi bersih dan rasa kangen jalan-jalan juga terobati. Nih, rekomendasi dari Axe!

  1. Curug Cikuluwung
    Area: Cibitung Wetan, Pamijahan
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Ini nih bro, salah satu curug yang paling populer dan makin ngehits akhir-akhir ini. Dengan tiket masuk seharga Rp20.000 (belum termasuk parkir), lo udah bisa main air di air terjun yang warnanya kebiruan ini. Curug ini punya dua air terjun yang tingginya beda-beda. Airnya juga jernih banget. Di kanan-kirinya juga ada tebing bebatuan. Makanya, banyak yang sering nyebut curug ini sebagai Green Canyon-nya Bogor. Hehe.

    Salah satu daya tarik curug ini adalah aksesnya yang gampang. Dari tempat parkir, lo hanya perlu jalan dan naik tangga selama beberapa menit. Curug ini juga dikelilingi pepohonan yang adem dan bikin lo merasa lagi liburan ke Pulau Moyo di Sumbawa.
  2. Curug Ciherang
    Area: Wargajaya, Sukamakmur
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 2 jam

    Ketinggian curug ini hampir sekitar 3 meter, jadi lo udah bisa ngebayangin aliran air yang deras kan? Di sekeliling kolamnya, ada banyak bebatuan. Pastikan lo pakai sandal gunung kalau ke sini biar nggak gampang kepeleset. Curug ini juga dikelilingi pepohonan yang rindang, maklum aja karena curug ini memang ada di tengah hutan. Kalau ke sini pagi-pagi, kadang areanya masih ada kabutnya bro. Cool kan?

    Punya rencana ke sini? Mampir juga ke spot wisata yang nggak jauh dari curug, yaitu Rumah Pohon. Karena dipercantik dengan jembatan kayu dan terletak di ketinggian, banyak yang suka ke sini untuk selfie!
  3. Curug Putri Kencana
    Area: Karang Tengah, Babakan Madang
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Curug ini sebenarnya masuk dalam kawasan wisata Gunung Pancar dan jadi populer karena pernah masuk liputan dari salah satu stasiun televisi swasta. Tingginya sekitar 7 meter dan dikelilingi bebatuan, tebing, serta pepohonan lebat. Sungainya memang agak cetek, tapi kolam di bawah air terjunnya lumayan dalam. Bisa 4-6 meter, jadi lo mesti hati-hati.

    Ada banyak aktivitas yang bisa lo lakukan di sini, mulai dari berenang, trekking, hingga cliff jumping. Kerennya lagi, lo nggak cuma bisa main air di sini aja. Curug Putri Kencana punya beberapa air terjun dan sungai sekaligus, ada Leuwi Pariuk, Leuwi Demang, Leuwi Baliung, dan Curug Love. Lo tinggal menyusuri jalur trekking ke beberapa tempat tersebut atau balik ke pintu masuk dan pergi ke langsung dengan mobil.

    Karena medannya yang agak menantang di beberapa tempat, lo nggak disaranin ke sini pas lagi musim hujan. Bebatuannya bisa jadi licin banget dan arus airnya lagi kencang. Cari aman dulu aja ya bro.
  4. Curug Love
    Area: Bantar Karet, Nanggung
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 2 jam

    Masih di Kawasan Curug Putri Kencana, ada satu lagi curug yang instagramable. Nama asli air terjun ini adalah Curug Leuwi Cateng. Namanya mendadak berubah karena ada netizen yang bilang kalau batu di tengah air terjunnya berbentuk love. Eeeeaaaa…

    Untuk sampai ke sini, lo mesti jalan kaki agak jauh dulu bro, sekitar sejam, dengan jalur yang nggak selalu mulus. Karena itu, lo mesti menyiapkan alas kaki yang pas biar nggak pegel atau kepeleset. Yang bikin orang berbondong-bondong ke curug ini bukan karena batu yang penuh cinta itu, tapi lebih ke perjalanan menuju ke sana dan juga jalur air yang meliuk-liuk dengan dinding batu layaknya di Grand Canyon!
  5. Curug Seribu
    Area: Gunung Sari, Pamijahan
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Nah, ini nih destinasi yang bikin seneng pencinta outdoor activites. Kalau mau sampai ke depan curugnya, lo mesti jalan kaki dan melewati trek yang menantang. Lo bakal melewati lapangan luas, lintasan berbatu, sampai anak tangga yang cukup panjang. Stamina mesti kuat ya! Tapi, semuanya kebayar kok begitu lo udah sampai di curug yang punya ketinggian 100 meter ini. Lapangan luas yang sempat lo lewati di dekat pos masuk sebenarnya disediakan untuk camping ground. Mau bermalam dan bikin tenda di sini?  Boleh banget!

    Saran aja ya bro, kalau ke sini, lo mesti pakai sepatu atau sandal gunung karena solnya lebih ngegigit untuk bebatuan yang licin. Lo juga disarankan pakai kendaraan pribadi kalau ke sini, karena lokasinya yang agak masuk ke pedalaman.
  6. Curug Cibulao
    Area: Megamendung
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Dalam Bahasa Sunda, “ci” berarti air dan “bulao” berarti biru. Udah bisa nebak dong, kalau air terjun ini punya air yang berwarna biru jernih. Nggak heran sih, soalnya air terjun ini adalah hulu dari beberapa air terjun lainnya di Bogor. Makanya, airnya masih jernih dan bersih banget. Saking jernihnya, lo bahkan bisa langsung liat ke dasar telaga bro!

    Kebanyakan orang yang datang ke sini memanfaatkan ketinggian curug dan kedalaman telaganya untuk berenang, menyelam, dan cliff jumping. Ada 2 area yang bisa lo eksplor, bagian bawah yang punya kedalaman 8 meter dan bagian atas yang punya kedalaman 5 meter. Nggak berani nyebur? Lo bisa main air dan nyewa jaket pelampung di sini.

    Di sini juga ada beberapa spot yang bisa lo pakai buat selfie, karena ada area yang disetting dengan latar pemandangan dari ketinggian. Ada juga hammock, rumah pohon, sampai ayunan yang bisa lo pake untuk background foto. Nggak cuma itu, lo juga bisa berkemah di sini, karena Curug Cibulao juga punya camping ground!
  7. Curug Ciputri
    Area: Tapos, Tenjolaya
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Area wisata yang ini emang udah terkenal dan jangan heran kalau banyak orang yang datang menjelang makan siang. Kalau lo mau menghindari keramaian, Axe saranin untuk datang lebih pagi aja. Terletak di kaki Gunung Salak, curug ini nggak begitu sulit untuk ditemui. Jalannya juga nggak begitu jauh dari pintu masuk. Jalanannya masih menanjak sih, tapi pas lah untuk beginner level.

    Areanya cukup luas dengan air yang masih jernih dan bersih. Di sini, pengelolanya juga nyediain camping ground buat lo yang mau coba sensasi berkemah di alam terbuka.
  8. Curug Barong
    Area: Pabuaran, Sukamakmur
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Banyak orang yang akhir-akhir ini doyan ‘nyentul’ alias main ke Sentul. Alasannya beragam: lokasinya nggak jauh dari Jakarta, bisa buat sepedaan atau lari, udaranya masih bersih, banyak area hijau, dan juga banyak curug tersembunyi! Salah satunya, ya Curug Barong.

    Curug ini nggak terlalu besar atau tinggi, tapi arusnya cukup kencang, terutama kalau musim hujan. Meski begitu, curug ini punya telaga kecil di bawahnya yang nggak begitu dalam dengan air yang jernih berwarna biru-kehijauan.

    Air terjun ini sebenernya lebih populer di antara pencinta alam atau trail runner. Maklum aja, jalur menuju curug ini membuat lo harus jalan kaki melewati persawahan dan hutan dengan jalur tanpa aspal. Jalanannya cukup sempit dan bersebelahan dengan jurang. Lo juga akan melewati sungai dangkal yang dasarnya penuh batu. Pikir dua kali ya bro kalau lo ada rencana bawa adik atau keponakan yang masih kecil. Mesti hati-hati!
  9. Curug Leuwi Hejo
    Area: Cibadak, Sukamakmur
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Terletak di kawasan yang sama dengan Curug Barong, curug yang satu ini lebih populer di kalangan wisatawan. Makin populer lagi gara-gara Ayu Ting Ting main ke sini beberapa waktu lalu. Hehe. Dalam bahasa Sunda, “leuwi” berarti kolam dan “hejo” berarti “hijau”. Sesuai namanya, curug ini punya telaga atau kolam di bawah terjun yang luas dengan warna kehijauan.

    Area curug ini cukup luas dengan air terjun, kolam, dan juga bebatuan besar yang bisa lo pakai untuk bermain atau cliff jumping. Ada juga jalur meliuk sempit dengan dinding tinggi yang bakal bikin lo terkagum-kagum. Selain aktivitas di sekitar air terjun, perjalanan menuju Curug Leuwi Hejo ini juga asyik banget bro. Jalur trekking di sini supereasy dan ramah anak kecil. Yang terutama, pemandangannya ciamik!
  10. Curug Cilember
    Area: Cilember, Megamendung
    Perkiraan Jarak Tempuh dari Pusat Kota: 1 jam

    Ngapain main ke 1 curug kalau lo bisa dapat ke tempat yang punya 7 curug sekaligus? Nah, ini yang bakal lo temuin kalau main ke Curug Cilember. Kawasan curug ini punya 7 air terjun dengan lokasi berdekatan. Jaraknya nggak sampai 1 kilometer, namun jalurnya punya tingkat kesulitan yang berbeda.

    Kalau mau gampang, mending lo langsung menuju Curug 7 karena inilah air terjun yang lokasinya paling dekat dengan pintu masuk. Nggak pakai lama, hehe. Dari sini, lo bisa lanjut ke curug lainnya. Tapi inget, yang paling susah jalurnya adalah Curug 1, 2, 3, dan 5. Kalau lo nggak biasa trekking atau hiking, mundur perlahan aja bro.

    Selain keunikan 7 air terjun, lo juga bakal nemuin pemandangan alam berupa hutan pinus di kawasan ini. Lalu, lo juga bisa liat Butterfly Park yang merupakan tempat penangkaran kupu-kupu seluas hampir 500 m². Belum cukup, lo juga bisa menyewa penginapan dan villa atau berkemah di sini. Ada juga wahana flying fox, sepeda gantung, sampai panahan. Lengkap pol!

Main ke air terjun pasti bikin lo menghabiskan waktu seharian. Biar nggak bete dan lo tetep tampil cool pas lagi trekking, pastiin lo bawa pakai bodyspray sebelum berangkat. Bawa juga di tas biar lo nggak bau matahari.

Kalau mau seger, cobain Axe Ice Chill Deodorant Bodyspray. Udah antibakteri, semprotannya bikin lo langsung adem. Bodyspary ini emang punya efek cooling yang bikin suhu tubuh lo turun sampai 10 derajat!

Tips Trekking untuk Pemula

Biasanya, jalur menuju curug di Bogor ini nggak begitu sulit. Ada yang gampang banget, tapi ada juga yang berliku dan mengharuskan lo sedikit mendaki atau memanjat. Jangan keburu jiper bro. Asal lo pergi bareng temen yang udah biasa hiking atau trekking, lo bakal aman! Tapi, kalau lo tergolong pemula, pelajarin dulu beberapa hal basic sebelum mulai trekking.

  • Pilih alas kaki yang sesuai. Pastiin lo pakai sandal atau sepatu gunung. Beda dari alas kaki tipe ini ada pada solnya. Bahannya karet khusus yang bakal lebih mencengkeram permukaan, mau yang berpasir atau basah sekalipun
  • Hindari pakai celana denim. Bukannya Axe nggak mau lo keliatan cool bro, tapi baca sikon juga ya. Main air pasti akan bikin pakaian lo basah, belum lagi kalau perjalanan lo agak jauh dari pintu masuk. Untuk trekking dan hiking, celana denim emang nggak disarankan karena bahannya yang terlalu menyerap air dan lama kering. Denim juga nggak fleksibel. Mendingan, lo pilih bahan kain atau bahan lainnya yang emang dikhususkan untuk trail running, trekking, atau hiking. Ringan dan cepat kering!
  • Selalu pergi bareng teman yang udah familier dengan tempatnya atau biasa traveling ke tempat sejenis. Kalau lo pergi dengan sesama pemula, nggak ada yang nge-lead dong? Gimana taunya kalau lo mesti pegangan apa atau berpijak ke mana kalau ternyata jalur lo agak mendaki? Lo butuh ditemani orang yang paham atau setidaknya pemandu lokal, untuk menghindari kejadian yang nggak diinginkan.
  • Jangan bawa barang kebanyakan. Lo cuma mau ke curug kan, bukan mau pergi ke Jepang seminggu penuh? Pastikan bawaan lo ringan dan tas yang lo bawa setidaknya water resistant. Bawa obat-obatan standar, sunscreen biar nggak gosong, handuk kecil atau baju ganti, parfum supaya nggak apek, dan minuman.
  • Jaga kebersihan. Kalau mau main ke alam bebas, ya lo harus ngehormatin alam juga. Air yang jernih, pohon yang rindang, trek yang gampang lo lalui, semuanya nggak bakal terjaga baik kalau bukan pengunjung yang ngerawat. Inget panduan anak gunung, “Leave nothing but footprints, take nothing but pictures, kill nothing but time.”

Cool, kan? Gimana, udah siap main ke curug?

 

(Foto: Shutterstock.com)