Skip to content
pria sedang bernyanyi sambil memegang mic

Axe Class - Music Room

Bikin Video Musik Sendiri? Bisa, Ikutin 7 Cara Ini

Hari gini lo juga bisa bikin video musik sendiri. Nggak perlu bujet besar, asal lo pandai memilih konsep video yang kreatif namun tetap estetik di kamera.

Sekarang, semua orang bisa bikin video musik sendiri! Teknologi yang semakin canggih membuat semuanya serba praktis. Lo nggak perlu bawa-bawa kamera video yang gede dan mahal untuk ngedapetin kualitas rekaman yang oke.

Proses syuting video klip juga nggak cuma bisa dilakuin indoor, sob. Ada banyak banget konsep video yang estetik dan seru buat dijajal. Yang perlu lo lakuin cuma puter otak memikirkan ide MV yang kreatif, out of the box, dan tentunya pas sama lagu lo.

Kalau nggak percaya, lihat aja video musik Lathi dari Weird Genius. Berbekal lagu, ide, dan konsep video yang keren, video klip berdurasi 3.07 menit ini berhasil ditonton 69 juta kali di Youtube!

Lathi juga memecahkan rekor sebagai lagu terlama yang menduduki peringkat #1 di Spotify Indonesia. Nama Sara Fajira pun ikut melejit dan booming banget berkat lagu dan video musik ini. Keren banget, kan?

Lo juga bisa kok, berkarya dengan bikin video musik yang nggak kalah kece. Mau tahu tips dan triknya? Baca artikel ini sampai habis!

 

(Foto: Shutterstock.com)

pria sedang membuat video musik
  1. Pikirin dan Susun Konsep Video Baik-baik

    Setelah punya lagu keren, langkah pertama yang harus lo lakuin untuk membuat video klip adalah memikirkan konsep videonya baik-baik. Lo bisa mulai dari menyusun konsep besar dari video tersebut, mulai dari pemeran, props, outfit, setting tempat, angle, tone warna, dan teknik lighting. Proses ini namanya bikin storyboard. Nah, nantinya storyboard itu akan dikembangkan jadi rangkaian atau urutan setiap adegan dalam bentuk storyline maupun script

    Kalau punya sumber daya terbatas, nggak perlu panik. Karena lo bisa nge-shoot ekspresi lo yang bernyanyi kalem sambil bermain gitar atau piano di depan kamera. Hasilnya mirip video-video unplugged atau live record gitu!
  2.  Pilih Talent

    Lo sebagai pencipta dan penyanyi nggak pede akting di depan kamera? Nggak masalah, karena lo tinggal mencari talent atau model yang sekiranya pas dengan konsep video lo. Kalau udah sreg di hati, proses produksi bisa berlanjut, deh!
  3. Cari Kru

    Setelah mantap dengan konsep video yang lo pilih, ini saatnya untuk mulai mencari kru produksi. Sedikit atau banyaknya jumlah kru yang dibutuhkan bisa lo sesuaikan dengan konsep video yang bakal dibuat. Semakin kompleks konsepnya, maka semakin banyak pula kru yang dibutuhin.

    Beberapa role penting yang wajib ada di balik proses pembuatan video musik adalah sutradara, videographer, penata suara alias soundman, penata cahaya, grip crew untuk ngurusin peralatan syuting, stylist atau penata busana, sampai kru properti.

    Lo nggak perlu cari semuanya satu-satu, biasanya dari agency nyediain semuanya. Nggak jarang sutradara bawa tim-nya sendiri! Kalau dirasa sanggup, satu orang bisa mengisi beberapa role sekaligus, sob. Jadi, semua hal benar-benar bisa diatur sefleksibel mungkin sesuai kemampuan. Yang perlu diinget, lo harus tetap realistis, sob.
  4. Listing dan Persiapkan Semua Alat yang Dibutuhin

    Mau video klip yang ekstra atau simpel sekalipun, ada beberapa peralatan dasar yang lo butuhin, yaitu kamera, lighting, software music editing, dan software converter video. Ada banyak software gratisan ataupun berbayar yang gampang dioperasikan, kok. Beberapa yang paling populer adalah Adobe After Effect, Adobe Premiere Pro, Pinnacle, dan Camtasia.
    Pastiin juga lo menggunakan laptop atau PC yang ukuran RAM-nya gede, ya. Proses buffering video makan waktu yang cukup panjang, bro.
  5. Tentuin Lokasi Syuting

    Konsep? Oke. Alat? Semua lengkap. Kru? Udah ready. Pe-er selanjutnya adalah memilih lokasi syuting yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet produksi.
    Kalau konsep video yang dipilih tipenya indoor, lo harus keliling untuk survey studio yang oke buat dipakai syuting. Luas ruangan, kelengkapan background, dan harga sewa jadi faktor utama dalam menentukan pilihan.

    Sedangkan untuk video musik yang konsepnya outdoor, lo juga harus rajin cari-cari lokasi yang estetik dan kelihatan cantik saat direkam di kamera. Bisa di pantai, padang rumput yang ilalangnya tinggi, hutan pinus, ataupun pusat kota yang landscape city-nya bagus. Kalau udah ketemu, lo tinggal urus perizinan syuting dengan pihak yang bersangkutan.
  6. Mulai Proses Syuting

    Semua beres? Kini saatnya eksekusi, sob. Proses syuting bisa dimulai setelah pengaturan kamera, lighting, dan posisi talent sesuai dengan keinginan lo. Pastikan semuanya sesuai dengan storyboard yang dibikin, ya! 
  7.  Edit Hasil Rekaman

    Kalau hasil rekaman video udah sesuai ekspektasi dan memuaskan, lo bisa masuk ke proses editing untuk menggabungkan musik dan video. Keduanya harus menyatu dalam harmoni yang indah, sehingga penonton nggak bingung dan merasa nyaman saat menontonnya. Editor video bakal bermain dengan fitur slit dan transition untuk mencocokkan potongan gambar dan musik. Proses pengeditan ini biasanya makan waktu cukup banyak, sehingga lo harus sedikit bersabar.

Barulah setelah lo puas dengan hasilnya, video musik bisa dipublikasikan dan di-upload ke channel Youtube lo. Congratulations, sekarang lo udah punya music video sendiri!